Langsung ke konten utama

Apakah kami boleh cuti melahirkan?




Melahirkan suatu hal yang luar biasa dalam hidup, khususnya aku. Aku benar-benar tidak menyangka akan menjadi seorang ibu dan mempunyai anak laki-laki. Aku benar-benar takjub dengan kelahiran Ichi. Bagaimana bisa dalam perutku ternyata ada seorang bayi. Dulu k alau tidak USG rasanya tak percaya. Maha suci Allah yang telah memungkinkan seorang wanita mengandung dan melahirkan.

Melahirkan beberapa waktu yang lalu membuatku izin kerja sebentar. Kok sebentar? Iya, di tempat aku bekerja sebenarnya bisa dibilang kami tidak bisa izin melahirkan. Tidak ada di kontrak kerja yang menuliskan kalau para pekerja wanitanya bisa cuti melahirkan. Cuti melahirkan hanya terucap lewat mulut, katanya 40 hari. Tapi kalau suatu saat merujuk ke kontrak kerja maka tidak ada yang menyebutkan hal itu.

Sewaktu tahu kalau aku tidak bisa izin kerja apalagi cuti melahirkan sungguh menyayat hati. Pantas saja banyak wanita yang mau jadi PNS batinku. Karena mereka kalau hamil cuti melahirkannya 3 bulan, jadi sewaktu masuk kerja anak sudah cukup besar. Lah kami? Hak untuk izin saja tak jelas adanya.

Aku dan seorang teman yang sudah melahirkan duluan kemarin akhirnya izin sakit. Terpaksa bohong? Tidak kawan, melahirkan kan memang sakit jadi kami tidak bohong. Membuat surat izin sakit membuat aku mengulaskan senyum getir. Dalam hati bertanya “Apakah ini mengisyaratkan kalau aku harus berenti bekerja di lembaga ini dan mencoba peruntungan lain?”

Sebenarnya sih kalau dipikir-pikir, mungkin perusahaan atau tempat kerja yang tidak memberikan cuti melahirkan untuk para pekerjanya ada kaitannya dengan pendapatan dan target kerja. Betul, siapapun pasti akan memilih untuk mendapatkan banyak keutungan dari pekerjanya. Tapi apa iya harus mengorbankan masa-masa pertama kehidupan penerus bangsa?

Mungkin sebenarnya mereka dengan halus menginginkan para pekerja wanita berhenti bekerja di tempat mereka. Atau mungkin mereka mengizinkan wanita bekerja dengan mereka selama tidak hamil dan melahirkan. Dalam artian si pekerja wanita tidak menikah, atau menikah dan tidak pernah hamil. Atau mungkin ada yang siap mau menggantikan kami? Semoga hal ini hanya perkiraan salah dari seorang ibu muda yang sedang mewek ini.

Teruntuk para pemimpin di Indonesia. Setiap warga negara memiliki hak untuk bekerja dan diperlakukan dengan baik. Setiap generasi penerus bangsa memiliki hak untuk tumbuh dengan baik. Karena tidak ada yang namanya generasi yang baik tanpa diasuh dengan baik. Atau memang kami tidak boleh cuti melahirkan? Jika kami tidak bekerja, apa pemerintah sudah siap menjamin kesejahteraan anak bangsa ini? Siap menjamin pendidikannya?

===================

Ya begitulah curhat seorang teman yang aku dengarkan. Bagaimana menurut kalian?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banyak Permintaan Perteman di FB, Mengapa?

Cerita tiba-tiba akun FB milikmu banyak diadd dengan banyak orang, pernah mengalami? Ini adalah kejadian yang aku alami beberapa waktu lalu. Gr sih awalnya, siapa yang ga GR coba pas akun sosmednya banyak diadd atau difollow banyak orang bak artis. Kan jadi rasa-rasa tenar eaaaaa.....tapi setelah tahu kenyataannya jadi ketawa sendiri. Mengapa? Ini nih alasannya: Iyup betul, aku dulu agak GR kirain aku mulai bisa menyaingi tenarnya Inces Syahrini atau mungkin tenarnya Ayu Ting Ting, terbukti dengan banyaknya orang yang add dan follow FB ku, tetapi kenyataannya salah guys. Ternyata akun kita akan dibanjiri permintaan pertemanan saat kita banyak mengkonfirmasi permintaan pertemanan yang masuk ke akun kita. Sepertinya FB akan menyarankan kita sebagai teman yang bisa di add saat seseorang melihat list orang yang akan di tambahkan sebagai teman. Tetapi apakah iya akun FB yang add akun FB kita itu beneran mau berteman? Eit, jangan GR kayak aku dong ya haha.....berdas...

Cara Mencairkan Asuransi Allianz untuk Biaya Berobat dengan Cepat

Dalam kondisi pandemi virus Corona seperti sekarang ini memang tidak dapat dipungkiri jika seandainya segala macam akses masyarakat dibatasi, guna mencegah penularan dari satu orang ke orang yang lainnya. Apalagi bagi mereka yang memang sudah terserang penyakit yang dikenal juga sebagai Covid 19 ini maka tidak bisa dipungkiri jika seandainya resikonya juga terbilang cukup besar, bahkan untuk mengancam nyawa. Apalagi tidak semuanya memiliki perlindungan untuk biaya pengobatan, seperti jika seandainya Anda telah dilindungi asuransi maka mudah karena tinggal ajukan klaim saja, apalagi untuk produk asuransi Allianz. Mengingat prosedur atau cara mencairkan asuransi Allianz ini sangatlah mudah.  Di era modern seperti sekarang ini memang tidak dapat dipungkiri jika seandainya asuransi juga termasuk sebagai salah satu produk keuangan yang penting untuk dimiliki. Karena memang pada dasarnya ia memberikan manfaat untuk proteksi. Dengan jenis produknya yang tergolong begitu banyak dan juga b...

Alasan Menulis Blog Versi Zarlinda

Apa sih alasanmu ngeblog? Itu tuh, itu adalah sebuah pertanyaan normal dari banyak teman-teman dan keluarga saat melihat aku sering menghabiskan waktuku untuk menulis. S upaya tidak lelah hayati menjelaskan tu satu kepada setiap penanya, hari ini aku publish alasan menulis blog versi  www.zarlinda.com  ya :) Alasan menulis blog versi www.zarlinda.com Berbagi informasi Bisa saja informasi kecil yang kita miliki saat ini sangat berati untuk orang di luar sana. Contohnya ya, tulisanku yang paling banyak diminati oleh pembaca adalah cara mengobati jerawat dengan clyndamicin. Aku benar-benar tidak menyangka kalau tulisan ini menjadi tulisan yang paling dicari di blogku sepanjang waktu. Ternyata banyak orang yang mengalami masalah jerawat membutuhkan informasi ini. Curhat Selain suka mendengarkan curhatan orang, dari kecil aku adlaah orang yang suka sekali curhat. Orang tua dan adikku di rumah adalah korban-korban curhatanku. Ya…kalau sedang tidak mau curhat d...