Full Day School dalam pandangan ku

Kabar burung yang berhembus di dunia sekolah, terhitung awal tahun 2017 ini Indonesia akan menerapkan sistem "Full Day School" di sekolah seluruh Indonesia. Waw, full day school ya? Sepertinya terdengar keren, apa karena penggunaan bahasa Inggris? Terlepas dari keren tidak kerennya, aku yakin bahwa pemerintah kita telah memikirkan penerapan sistem ini dengan dengan sangat matang dan penuh pertimbangan. Tapi.....apakah sistem ini bisa diterapkan di seluruh Indonesia?

Ayah ku adalah seorang guru di SMP 15 Seluma, Bengkulu, Indonesia. Banyak murid di sana yang menempuh jalan jauh untuk sampai ke sekolah,bahkan ada yang sampai menempuh waktu 1 jam perjalanan kaki. Jika sistem full day school diterapkan, artinya sekolah akan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 17.00 WIB. Bayangkan, jika untuk ke sekolah menempuh waktu satu jam maka anak-anak harus berangkat ke sekolah paling lambat pukul 07.00 WIB (normal) dan pulang dari sekolah pukul 17.00 WIB (ngeri).

Bagi anak-anak di kota hal ini tidak akan jadi masalah, tetapi bagi anak-anak di daerah mungkin akan jadi masalah. Perlu diketahui bahwa SMP 15 Seluma adalah sebuah sekolah di kawasan yang sangat asri dan masih dihuni teman-teman beruang serta harimau. Pulang sangat sore bisa jadi hal yang horor. Jadi menurut ku sistem full day school sepertinya belum bisa diterapkan di seluruh Indonesia.

Share this:

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment

0 comments:

Post a Comment